Katakan tidak pada jerawat!

Katakan tidak pada jerawat!

Jerawat merupakan masalah kulit yang paling sering dialami oleh setiap orang, baik perempuan maupun laki-laki. Bahkan, jerawat tidak hanya terjadi pada saat remaja, kondisi tersebut dapat terjadi bahkan ketika kita diumur 50 tahun. Lalu, apa yang menyebabkan timbulnya jerawat pada kulit?

Seperti yang kita ketahui bahwa kulit memiliki pori-pori, dimana pori-pori kulit dapat tersumbat oleh minyak, bakteri, sel kulit mati dan kotoran yang menumpuk pada lapisan luar kulit. Ketika hal-hal tersebut terjadi, dapat menyebabkan timbulnya jerawat pada kulit.

Gen, hormon dan gaya hidup juga mempengaruhi timbulnya jerawat. Ketika remaja, hormon merupakan salah satu faktor utama timbulnya jerawat, baik pada laki-laki ataupun perempuan. Selain itu, perubahan hormon yang biasa dialami oleh perempuan menjelang waktu menstruasi juga merupakan salah satu faktor timbulnya jerawat. Faktor Hormon dan Gen adalah sesuatu yang sulit untuk kita control, sehingga salah satu caranya adalah dengan merawat kulit ketika jerawat timbul. Namun, kita dapat mencegah terjadinya jerawat dengan mengatur pola hidup seperti menjaga konsumsi makanan dan minuman, memperhatikan lingkungan sekitar terutama tempat yang selalu kita tempati seperti tempat tidur dan meja kerja.

            

  • Stage 1 : Minyak, bakteri dan sel kulit mati yang tidak terkikis menyumbat pada pori-pori kulit yang terbuka.

  • Stage 2 : Produksi minyak yang berlebihan menyumbat pori-pori kulit.

  • Stage 3 : Bakteri yang tersumbat mulai mengkonsumsi serta berkembang biak pada minyak

  • Stage 4 : Hal tersebut menyebabkan sel darah merah dan sel darah putih mendeteksi sebagai infeksi dan mulai melindungi tubuh dengan memerangi ‘infeksi’ tersebut mengakibatkan terjadinya pembengkakan, kulit memerah dan radang.

Sebelum kita mulai merawat jerawat, langkah yang paling penting adalah mengetahui jenis jerawat seperti apa yang sedang kita alami. Sehingga kita dapat menentukan langkah yang tepat dalam merawat dan mencegah timbulnya jerawat.

Tipe jerawat dibagi menjadi 2 kategori, yaitu Jerawat yang tidak meradang atau Non-inflammatory Acne dan Jerawat meradang (Inflammatory Acne).

            

Tipe Jerawat tidak meradang (Non-Inflammatory Acne)

Tipe jerawat meradang atau Non-Inflammatory Acne adalah Whitehead dan Blackhead atau yang biasa kita sebut sebagai komedo. Untuk kedua kasus tersebut biasanya diakibatkan ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak. Apabila komedo yang terjadi pori-pori yang tertutup, kita bisa menyebutkan sebagai whitehead, sedangkan komedo yang terjadi pada pori-pori yang terbuka disebut blackhead. Seringkali orang mengatakan bahwa warna hitam pada komedo merupakan kotoran, namun sebenarnya itu adalah minyak yang berubah menjadi hitam karena paparan udara.

Tipe Jerawat meradang (Inflammatory Acne)

Tipe jerawat meradang dapat terjadi hampir diseluruh bagian tubuh. Peradangan ini merupakan respon dari sistem imun tubuh yang mendeteksi bakteri sebagai sebuah serangan. Ketika pori-pori kulit meradang, area tersebut menjadi merah dan bengkak. Papules, Pustules, Nodules dan Cysts merupakan jenis-jenis jerawat meradang.

Lalu, bagaimana cara merawat kulit berminyak dan berjerawat? Mulai mengatur pola hidup dan tentu saja menggunakan produk perawatan kulit yang tepat!

Rangkaian Clinelle Purifying diformulasikan dengan 7 Blemish Fighting Action yang memiliki kemampuan untuk merawat jerawat, mencegah timbulnya jerawat, mengontrol produksi minyak, menyamarkan pori-pori kulit, mencegah timbulnya bakteri, mencerahkan bekas jerawat dan menjadikan kulit lembut dan sehat.